Penyelenggaraan short courses mendapat bantuan dana dari Ford Foundation dan USAID. Hasil evaluasi, pengalaman dan respon positif, baik selama maupun sesudah penyelenggaraan short courses. Secara rasional makin disadari mengenai pentingnya aspek spasial dalam pembangunan.
Selanjutnya Short courses dikembangkan menjadi program pendidikan pascasarjana, yakni PS PWD dan mendapat ijin resmi dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi SK no. 584/DIKTI/Kep/1993, tanggal 2 Oktober 1993.
Turut menginisiasi berdiri ASPI (Maret, 2000) dan hingga sekarang menjadi anggota ASPI (Assosiasi Sekolah Perencanaan Indonesia).
Menjadi program studi yang unggul dan berwawasan global dalam mencetak sumber daya manusia berkualitas bergelar magister, serta dalam mengembangkan iptek di bidang perencanaan pembangunan wilayah dan perdesaan yang berkelanjutan di kawasan tropika
1. Menyelenggarakan pendidikan program magister di bidang perencanaan pembangunan wilayah dan perdesaan melalui pendekatan komprehensif dan holistik dengan mengintegrasikan perspektif ilmu ekonomi, sosial, lingkungan, kelembagaan, politik, dan keruangan.
2. Mengembangkan ilmu pengetahuan dan metodologi dalam bidang perencanaan pembangunan wilayah dan perdesaan secara terus menerus dengan menyesuaikan dengan dinamika perkembangan keilmuan baik masa kini dan perubahan kebutuhan di masa mendatang.
3. Membangun jejaring kerja sama di bidang perencanaan pembangunan wilayah dan perdesaan dengan berbagai perguruan tinggi, lembaga riset, lembaga pemerintahan, dan lembaga lain di dalam dan luar negeri dalam upaya pengembangan keilmuan dan riset atau kajian.