info.pspwd@apps.ipb.ac.id +62 251 8422143

Program Studi PWD IPB University Rintis Kolaborasi Riset dan Pertukaran Mahasiswa dengan Universitas di Vietnam

Program Studi Ilmu Perencanaan Pembangunan Wilayah dan Perdesaan (PWD) kembali menorehkan kinerjanya. Setelah pada awal November lalu berhasil membawa 10 mahasiswa Program Magister dan Doktor menjadi pembicara di ajang International Conference di Fukuoka University di Jepang, pada hari Sabtu tanggal 22 November 2025 tim PWD berangkat menuju Vietnam untuk sejumlah agenda yang bertujuan meningkatkan keterlibatan PWD dalam kancah riset internasional.

Mendapat dukungan penuh dari University of New South Wales (UNSW) Australia melalui Program GOAP (Global Ocean Accounts Partnerhsip), tim PWD yang dipimpin oleh Prof. Ir. Akhmad Fauzi, M.Sc., PhD. berada di Vietnam bersama lima mahasiswa Program Doktor hingga Kamis 27 November 2025.  Ada sejumlah agenda penting yang akan dilakukan di negara yang dikenal dengan sebutan “Lumbung Padi Asia” tersebut.

Setelah perjalanan yang sangat melelahkan karena harus transit bermalam di bandara Changi, tim PWD tiba di Hai Phong siang keesokan harinya. Hai Phong adalah kota pelabuhan utama berpenduduk terbesar ketiga yang terletak di timur laut Vietnam. Jaraknya sekitar 120 km dari Kota Hanoi yang ditempuh selama 3 jam perjalanan darat. Setelah sempat bermalam melepas lelah, keesokan paginya tim PWD melakukan kunjungan lapangan ke Pulau Cat Ba yang berada di seberang Hai Phong. Hanya perlu sekitar 30 menit dengan kapal feri untuk sampai ke Cat Ba. Ada hal menarik yang bisa dipelajari di sana. Kawasan pulau yang dulunya tertinggal dengan penduduknya yang miskin, Cat Ba kini telah berubah menjadi kawasan yang maju dan makmur setelah Pemerintah Vietnam melakukan upaya pengembangan secara intensif dengan berbagai program yang tepat sasaran.

Pada acara workshop di hari kedua yang diadakan oleh Institute of Strategy and Policy on Agriculture and Environment (ISPAE) Vietnam di Intercontinental Hotel di Hanoi, Profesor Akhmad Fauzi, yang menjadi Ketua Prodi PWD sejak tahun 2016, tampil sebagai pembicara untuk membagikan pengalaman PWD dalam pengembangan kurikulum kerja sama dan berbagai kegiatan yang telah dilakukan selama 8 tahun terakhir. Sebuah pengakuan yang luar biasa dari lembaga internasional yang konsern dengan isu lingkungan tersebut.

Untuk meningkatkan kinerja di bidang riset, pada lawatan tersebut Prodi PWD merintis kerja sama dengan sejumlah universitas di Hanoi. Kerja sama tersebut juga melibatkan para peneliti handal dari UNSW. Dari pertemuan yang penuh kehangatan dengan pimpinan Hanoi University of Civil Engineering (HUCE) dihasilkan kesepakatan untuk merintis kerja sama riset tentang perencanaan kota dan lingkungan. Tidak hanya dengan HUCE, kerja sama juga dibangun dengan National Economics University (NEU) yang masuk deretan teratas sebagai universitas terbaik di Vietnam. Kedua kerja sama tersebut dikemas dalam bentuk kolaborasi riset dan student exhange dengan skema pendanaan yang akan bersumber dari sejumlah lembaga donor atas inisiasi dari GOAP. Sejak tahun lalu, atas dukungan pendanaan dari GOAP pula, sebanyak 10 pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan (KemenKP) mengambil program S2 dan S3 di Prodi PWD. Semoga rencana kerja sama tersebut berjalan lancar dan Prodi PWD dapat terus menorehkan prestasi. (HR)